
JEJAKKHATULISTIWANEWS, KAB. PASURUAN – SEIRING berkembangnya teknologi digital yang makin pesat, persaingan di dunia usaha semakin ketat. Ini menjadi suatu tantangan bagi para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya.
Saat ini, para pelaku usaha dituntut untuk terus beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi untuk dapat mempertahankan usahanya di tengah ketatnya persaingan industri.
Pemkab Pasuruan lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) berupaya untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar bisa survive di tengah kesulitan ekonomi ini.
Upaya itu dilakukan dengan berbagai pendampingan dan pelatihan salah satunya adalah pelatihan Digital Marketing atau pelatihan e-commerce yang diperuntukkan bagi pelaku industri kecil menengah (IKM).
Pelatihan digital marketing ini dilaksanakan Selasa- Jumat (14-17/10) di LPK ranking edukasi pratama, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
“Pelatihan ini sebagai salah satu strategi dalam menghadapi tantangan tersebut yakni dengan pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran produk,” kata Plt. Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Mita Kristiani.
Dalam pelatihan ini, Disperindag bekerjasama dengan tim instruktur LPK ranking edukasi pratama yang memberikan materi pelatihan kepada para pelaku IKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pasuruan.
Kata Mita output dari pelatihan tersebut, pelaku IKM dapat memahami dasar-dasar pemasaran digital dan mampu mengaplikasikannya.
Selanjutnya mereka bisa membentuk beberapa akun toko online baru milik peserta di platform e-commerce, serta meningkatnya semangat dan motivasi pelaku IKM untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi.
“Saya berharap para peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius, aktif bertanya, dan mempraktikkan ilmu yang diberikan,” bebr Mita.
“Jangan berhenti sampai di sini, teruslah belajar dan berinovasi. Pemerintah daerah akan terus mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan daya saing IKM Kabupaten Pasuruan,” pesannya.
Tak hanya diberikan materi. Dalam pelatihan tersebut peserta pelatihan juga diajari langsung praktik pembuatan dan pengelolaan akun e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop.
Selain itu mereka juga langsung mempraktikkan teknik fotografi produk dan copywriting penjualan agar produk terlihat menarik saat dipasarkan.
Termasuk juga bagaimana cara mengiklankan produk dengan performa digital.
Terakhir, yang para peserta juga belajar bagaimana cara melakukan transaksi dan pelayanan pelanggan secara online untuk memudahkan penjualan.
Mita berharap lewat pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas SDM yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi peningkatan kualitas SDM kita dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Mita. DR
